Cara Membuat Toko Online untuk UMKM dari Nol
Cara membuat toko online untuk UMKM dari nol: siapkan produk dan foto, atur pembayaran dan ongkir, lalu bagikan link toko. Lengkap dengan daftar periksa.
6 menit baca
Daftar isi
- Langkah 1: Tentukan apa yang dijual dan untuk siapa
- Langkah 2: Siapkan foto, nama, dan deskripsi produk
- Langkah 3: Buka toko online Anda
- Langkah 4: Atur pembayaran
- Langkah 5: Atur pengiriman dan ongkos kirim
- Langkah 6: Uji sendiri sebelum dibagikan
- Langkah 7: Bagikan link toko
- Cara membuat toko online: daftar periksa siap jualan
Banyak pemilik usaha kecil sudah berjualan lewat WhatsApp dan Instagram, tetapi pesanan tercecer di chat, daftar harga dikirim berulang kali, dan bukti transfer harus dicocokkan satu per satu. Panduan ini menjelaskan cara membuat toko online untuk UMKM dari nol, tanpa harus bisa membuat website dan tanpa modal besar. Urutannya sederhana: siapkan produk, buka toko, atur pembayaran dan pengiriman, lalu bagikan link toko Anda.
Toko online di sini berarti halaman toko milik Anda sendiri, bukan lapak di marketplace. Pembeli membuka satu link, melihat semua produk, memasukkan ke keranjang, lalu membayar. Anda menerima pesanan yang sudah rapi, lengkap dengan alamat dan status pembayarannya.
Langkah 1: Tentukan apa yang dijual dan untuk siapa
Sebelum membuka aplikasi apa pun, tulis dulu jawaban tiga pertanyaan ini di kertas. Jawabannya akan menentukan cara Anda menyusun produk, foto, dan ongkos kirim.
- Produk apa yang paling laku saat ini? Mulai dari 10–30 produk itu, bukan seluruh gudang. Produk lain bisa ditambah bertahap.
- Siapa pembelinya dan di mana? Pembeli satu kota cocok dengan kurir toko atau ambil sendiri. Pembeli luar kota butuh ekspedisi.
- Bagaimana mereka biasa membayar? Pembeli muda terbiasa QRIS dan e-wallet, pelanggan lama mungkin lebih nyaman transfer bank.
Langkah 2: Siapkan foto, nama, dan deskripsi produk
Pembeli online tidak bisa memegang barang. Foto dan deskripsi menggantikan penjelasan Anda di toko. Tidak perlu studio: cahaya jendela di siang hari dan latar polos sudah cukup.
- Foto produk dari depan, samping, dan satu foto saat dipakai atau disajikan.
- Nama produk yang dicari orang, misalnya "Keripik Singkong Pedas 250 g", bukan sekadar "Keripik Spesial".
- Deskripsi singkat: ukuran atau berat, bahan, varian yang tersedia, dan cara penyimpanan bila perlu.
- Harga jual dan, bila Anda mau menghitung laba, harga pokok (modal) per produk.
Langkah 3: Buka toko online Anda
Di Etalasse, toko online dibuka dari dashboard. Setelah mendaftar, Anda mendapat alamat toko seperti namatoko.etalasse.com yang bisa langsung dibagikan. Paket Free gratis selamanya dengan produk tanpa batas, jadi Anda bisa mencoba dulu sebelum memutuskan apa pun. Gambaran fiturnya ada di halaman toko online Etalasse.
- Daftar akun dan isi nama toko, nomor WhatsApp, serta alamat usaha.
- Pilih jenis usaha agar menu yang tampil sesuai, misalnya toko, warung atau kafe, salon, atau sewa.
- Unggah logo dan pilih tema tampilan toko. Tema bisa diganti kapan saja tanpa mengubah produk.
- Tambahkan produk: foto, nama, harga, varian, dan stok bila Anda ingin stok dihitung otomatis.
- Kelompokkan produk ke kategori agar pembeli cepat menemukan yang dicari.
Langkah 4: Atur pembayaran
Pilih cara bayar yang benar-benar bisa Anda tangani. Lebih baik dua metode yang lancar daripada lima metode yang membingungkan.
- Transfer bank manual: pembeli mentransfer ke rekening Anda dan bisa mengunggah foto bukti transfer di pesanannya. Pesanan baru Anda tandai dibayar setelah dana terlihat di mutasi rekening, bukan hanya dari fotonya.
- Pembayaran online (QRIS, e-wallet, virtual account): status pesanan berubah otomatis begitu pembayaran masuk. Etalasse tidak mengambil persen dari penjualan; ada biaya platform untuk tiap pembayaran online, rinciannya di halaman harga. Untuk biaya terendah, sarankan pembeli membayar dengan QRIS.
- Bayar di tempat: cocok untuk pembeli satu kota atau yang mengambil sendiri.
Langkah 5: Atur pengiriman dan ongkos kirim
Di menu Opsi Pengiriman, aktifkan hanya metode yang bisa Anda jalankan setiap hari, lalu isi ongkosnya. Untuk pengiriman antarkota, gunakan opsi ekspedisi agar ongkir dihitung dari alamat pembeli. Untuk pembeli sekitar, kurir sendiri atau ambil sendiri biasanya lebih murah dan lebih cepat.
Contoh hitungan (ilustrasi): Anda menjual sambal botol Rp35.000. Pembeli dalam kota dikenai ongkir kurir toko Rp10.000, jadi totalnya Rp45.000. Pembeli luar kota memilih ekspedisi, dan ongkirnya mengikuti tarif kurir ke alamat itu. Dengan begitu Anda tidak perlu menghitung ongkir manual di chat.
Langkah 6: Uji sendiri sebelum dibagikan
Buka toko dari HP Anda seperti pembeli. Masukkan satu produk ke keranjang, isi alamat, pilih pengiriman, dan bayar dengan nominal kecil atau pilih transfer. Periksa apakah pesanan muncul di dashboard dan apakah notifikasinya sampai. Kesalahan kecil seperti harga varian yang terlewat lebih baik ketahuan sekarang daripada oleh pembeli pertama.
Langkah 7: Bagikan link toko
- Pasang link toko di bio Instagram, TikTok, dan profil WhatsApp Business.
- Saat pelanggan bertanya harga lewat chat, kirim link produk, bukan daftar harga yang diketik ulang.
- Cetak QR code link toko di kemasan, nota, atau meja kasir.
- Beri tahu pelanggan lama lewat pesan singkat bahwa sekarang mereka bisa pesan sendiri kapan saja.
Jika suatu saat Anda ingin alamat yang lebih mudah diingat, misalnya www.namatoko.com, baca panduan memakai domain sendiri untuk toko online. Bila Anda juga berjualan di toko fisik, kasir dan toko online di Etalasse memakai data produk dan stok yang sama.
Cara membuat toko online: daftar periksa siap jualan
- Nama toko, logo, nomor WhatsApp, dan alamat sudah benar.
- Minimal 10 produk dengan foto jelas, harga, dan varian.
- Satu atau dua metode pembayaran sudah dicoba sendiri.
- Opsi pengiriman yang aktif hanya yang benar-benar bisa dijalankan.
- Satu pesanan uji sudah masuk dan ditandai selesai.
- Link toko sudah dipasang di bio media sosial.
Satu hal yang perlu diingat: toko online sendiri tidak otomatis mendatangkan pembeli seperti marketplace. Pembelinya datang dari pelanggan lama, media sosial, dan promosi Anda sendiri. Karena itu banyak UMKM memakai keduanya. Pertimbangan biayanya kami bahas di hitung-hitungan biaya marketplace vs toko online sendiri.
Apakah membuat toko online di Etalasse benar-benar gratis?
Ya. Paket Free gratis selamanya dengan produk tanpa batas. Toko di paket Free menampilkan logo Etalasse. Fitur seperti domain sendiri dan staf lebih banyak ada di paket berbayar, lihat harga.
Bisakah toko online dikelola hanya dari HP?
Bisa. Dashboard bisa dibuka dari browser HP, dan tersedia aplikasi dashboard untuk Android. Lihat aplikasi Etalasse.
Apa bedanya dengan berjualan di marketplace?
Di toko sendiri Anda mengatur tampilan, harga, dan data pelanggan, dan tidak ada potongan persen per penjualan. Marketplace membawa pengunjung, tetapi memotong biaya admin. Baca toko online tanpa komisi marketplace.
